Saya masih sibuk
mengurusi diri sendiri. Sibuk mengumpulkan serpihan-serpihan yang sudah lama
tercecer dimana-mana. Sibuk memilih dan memilah mana yang harus saya simpan dan
mana yang harus saya buang. Setelah sekian lama, saya masih ada di tempat yang
sama. Pelataran rumah yang sama. Jangankan berpindah, bergeserpun tidak. Masih lekat
menatap pintu yang kini sudah tidak lagi usang.
##
Sore ini, saya memilih
untuk duduk di salah satu tempat favorit saya. Selain nyaman, tempat ini aman
untuk saya. Saya bisa menyembunyikan setiap resah yang saya punya ke dalam bungkus
cemilan yang siap dibuang ke tempat sampah. Atau mungkin, membiarkan setiap
gelisah yang mampir menguap bersama aroma kopi pekat yang mengepul. Saya bisa
menarik nafas panjang dan menghempaskannya sesuka saya. Sambil, lagi-lagi,
mencoba untuk mengumpulkan pecahan-pacahan mozaik yang sudah hampir rata
pecahnya.
Saya menikmati dingin
disini. Dingin dari penyejuk ruangan yang disetel pada suhu 20 derajat celcius.
Dingin yang nyaman. Yang mengingatkan saya pada banyak hal yang tidak bisa saya jelaskan sampai saat ini. Saya
juga menikmati tatapan penuh keingintahuan dari orang-orang yang duduk
disekitar saya. Yang ingin tahu tentang setiap aksara yang saya ketikkan di
layar laptop saya. Juga, saya menikmati renyah senyum dari penjaga kasir di
tempat ini. Nyata senyum ramah, bukan dibuat-buat. Dan itu, lagi-lagi
menyenangkan dan menenangkan.
##
Saya masih tidak tahu
kenapa saya disini, yang jelas, saya sedang ingin menyamankan diri. Saya tidak
sempat mengurusi siapa-siapa, hanya melakukan yang saya bisa. Saya tidak
berusaha untuk jadi yang terbaik, tapi saya mencoba untuk jadi lebih baik di
setiap saatnya.
Saya masih sibuk
mengurusi diri sendiri.
Sibuk menerka dan bermimpi.
Sibuk merangkai asa dan memilin doa sambil terus berusaha.
Sibuk menjadikan saya lebih pantas dan lebih baik.
Untuk keluarga saya. Untuk semua orang di sekitar saya.
Sibuk merangkai asa dan memilin doa sambil terus berusaha.
Sibuk menjadikan saya lebih pantas dan lebih baik.
Untuk keluarga saya. Untuk semua orang di sekitar saya.
Dan…
Saya…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar