Sabtu, 17 Agustus 2013

Cukuplah

Mungkin benar, cara membedakan tulus tidaknya seseorang pada kita, ikhlas atau tidaknya seseorang pada kita, peduli tidaknya seseorang pada kita, temankah dia untuk kita, sahabatkah dia untuk kita atau hanya seseorang yang sedemikian saja lewat dalam hidup kita, adalah saat kita sedih, luka dan terkena musibah.

Maka, cukuplah.

Cukuplah untuk senantiasa berusaha tulus, tanpa perlu merasa menjadi yang paling tulus.
Cukuplah untuk terus berusaha ikhlas, tanpa harus merasa menjadi yang paling ikhlas.
Cukuplah untuk selalu berusaha peduli, tanpa mesti merasa menjadi yang paling peduli.
Cukuplah senantiasa jadi teman yang baik, tanpa perlu merasa sudah menjadi teman yang baik.
Cukuplah selalu berusaha jadi sahabat yang baik, tanpa mesti merasa sudah menjadi sahabat yang paling baik.

Pada akhirnya Allah akan menunjukkan apa-apa yang baik untuk masing-masing kita, dan apa-apa yang tidak baik untuk kita.
Sungguh, meski semesta mengamini, walau alam mengiyakan, jika Allah tiada meridhai, maka tidak. :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar